BONGAS Blog

Beranda » INDRAMAYU » Kemajuan Daerah Tergantung Pemimpinnya.

Kemajuan Daerah Tergantung Pemimpinnya.


Bandung,Senin(28/11/2011)-Ketua Golkar Jawa Barat,Irianto MS Syafiuddin,yang akrab dipanggil Kang Yance,selalu berpesan,kemajuan daerah berada di tangan pemimpinnya.Jika pemimpin lebih mementingkan banyak orang dibandingkan kepentingan pribadi,daerah itu akan maju.
”Kemajuan daerah ada di tangan pemimpin.Apabila dia lebih bertindak dan berfikir demi banyak kalangan,maka daerah akan maju,” kata Kang Yance.

Kang Yance juga pernah berkata,pemimpin sejati merupakan pemimpin yang bukan banyak janji untuk rakyat,melainkan langsung melaksanakan tugasnya semaksimal mungkin demi kesejahteraan rakyat.

Pesan Kang Yance ini selalu dibicarakan olehnya disetiap kesempatan bertemu banyak orang.Tidak hanya itu,Kang Yance melakukan pesannya dengan maksimal sehingga beberapa kali dirinya memimpin selalu berhasil.

Sementara untuk kemajuan suatu daerah,Kang Yance selalu berpegang teguh pada pengembangan pendidikan rakyat.

Dikatakan Kang Yance,dengan pendidikan masyarakat akan menjadi dewasa,mampu memanfaatkan kekayaan alam,tahu akan tanggung jawab sosial,bisa melihat fenomena-fenomena alam,serta mampu menciptakan kreativitas-kreativitas yang diperlukan untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia.

Pendidikan,imbuhnya,bukan hanya proses transfer pengetahuan dan pengembangan intelektual semata tapi pendidikan dapat mengembangkan karakter,nilai-nilai,moral dan budaya.Sehingga,ujar Kang Yance,pendidikan adalah proses membangun budaya,membangun peradaban,dan membangun masa depan bangsa.

Dijelaskan Kang Yance,pengabaian terhadap dunia pendidikan sangat berbahaya,karena bisa menambah jumlah orang miskin,maraknya kasus kriminalitas,ketidakmampuan bersaing dengan negara lain dalam hal pasar produk,dan lain sebagainya.Sehingga pengabaian terhadap dunia pendidikan adalah usaha secara terus menerus dalam meruntuhkan bangsa.Maka bagi Yance komitmen membangun pendidikan sangat diperlukan dan Kang Yance selalu melakukan hal itu.

Buktinya saat Yance menjabat Bupati Indramayu,dia pernah menerapkan kebijakan melawan buta aksara,sekolah gratis.Di bidang ini sangat menonjol kemajuannya,contohnya dalam kurun waktu 2001 sampai dengan 2004 baik Angka Partisipasi Murni(APM) maupun Angka Partisipasi Kasar(APK) untuk SD/MI,SMPT/MTs,dan SMA/SMK/MA mengalami kenaikan yang signifikan.

Kondisi ini terwujud karena Pemkab Indramayu saat dipimpin Kang Yance mengalokasikan anggaran sebesar 36,62 persen dari APBD-nya untuk sektor pendidikan.

Terlebih Kang Yance seringkali membuat terobosan program supermotivasi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian kesempatan menempuh jenjang pendidikan tinggi pada perguruan tinggi berkualitas.

Ket:sumber-Tribun Jabar,Senin (28-11-2011).


2 Komentar

  1. abi_gilang mengatakan:

    Semoga apa yang diungkapkan bisa terealisasi dalam tindakan amiiin!!!! BTW blognya mulai berwarna nih he he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: